KARAKTERISTIK BATUBARA DAN PENGARUHNYA TERHADAP PROSES PENCAIRAN

Reaktor. 2014;14(4):267-271 DOI 10.14710/reaktor.14.4.267-271

 

Journal Homepage

Journal Title: Reaktor

ISSN: 0852-0798 (Print); 2407-5973 (Online)

Publisher: Diponegoro University

Society/Institution: Diponegoro University

LCC Subject Category: Technology: Chemical technology: Chemical engineering

Country of publisher: Indonesia

Language of fulltext: Indonesian, English

Full-text formats available: PDF

 

AUTHORS

Harli Talla (Jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta)
Hendra Amijaya (Jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta)
Agung Harijoko, (Jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta)
Miftahul Huda (Jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta)

EDITORIAL INFORMATION

Blind peer review

Editorial Board

Instructions for authors

Time From Submission to Publication: 2 weeks

 

Abstract | Full Text

<p><strong> </strong></p> <em>Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh karakteristik batubara terhadap proses pencairan dengan menggunakan metoda hidrogenasi katalitik. Sampel batubara yang digunakan adalah batubara Sorong dengan peringkat lignit dan batubara Mulia dengan peringkat sub bituminus. Proses pencairan dilakukan dalam sebuah otoklaf yang berkapasitas 5 liter dengan menggunakan pelarut antrasen dan katalis bijih besi. Kisaran suhu pencairan adalah 375ºC, 400ºC, 425ºC, dan 450ºC, sementara tekanan awal hidrogen ditetapkan 100 bar. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa karakteristik batubara memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pencairan. Konversi tertinggi batubara Sorong adalah 89,94% pada suhu 400ºC, sementara untuk batubara Mulia sebesar 87,28% pada suhu 450ºC</em>