Jurnal Entomologi Indonesia (Jun 2021)

Statistik demografi kumbang predator Stethorus punctillum Weise (Coleoptera: Coccinellidae) pada Tetranychus kanzawai Kishida (Acari: Tetranychidae)

  • Nirma Septia Ramlan Anjas ,
  • Sugeng Santoso,
  • Ali Nurmansyah

DOI
https://doi.org/10.5994/jei.18.1.33
Journal volume & issue
Vol. 18, no. 1
pp. 33 – 42

Abstract

Read online

Tetranychus kanzawai Kishida adalah spesies tungau yang dapat menyebabkan kehilangan hasil pada tanaman pertanian sekitar 60–90%. Salah satu cara untuk mengendalikan tungau hama yang ramah lingkungan adalah dengan menggunakan kumbang predator Stethoruspunctillum Weise. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan statistik demografi, preferensi, dan tanggap fungsional S.punctillum pada T. kanzawai. Pengujian neraca hayati S.punctillum menggunakan 100 telur, dengan mengamati jumlah individu yang masih hidup sampai betina dewasa menghasilkan keturunan. Preferensi S.punctillum terhadap 50 telur dan 50 individu masing-masing nimfa dan imago T. kanzawai, dengan mengamati jumlah T. kanzawai yang dimangsa oleh larva instar I, II, III, IV dan imago S.punctillum. Tanggap fungsional dilakukan dengan memberi mangsa S.punctillum sebanyak 30, 40, 50, 60, 70, 80 telur T. kanzawai, pengamatan dilakukan pada jumlah telur yang tersisa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telur S. punctillum berlangsung selama 7,01 ± 0,72 hari, larva instar I 4,84 ± 0,51 hari, instar II 3,16 ± 0,52 hari, instar III 3,00 ± 0,27 hari, dan instar IV 2,48 ± 0,50 hari. Kemampuan betina menghasilkan telur sebanyak 64,47 ± 2,37 butir. Laju reproduksi kotor (GRR) S. punctillum 64,29 individu/generasi, tingkat reproduksi bersih (Ro) 17,18 individu/betina/generasi, laju pertambahan intrinsik (r) 0,27 individu/betina/hari, rata-rata masa generasi (T) adalah 62,41 hari, dan waktu ganda (DT) adalah 2,51 hari. Data menunjukkan bahwa S. punctillum memiliki preferensi stadia telur T. kanzawai dan kurva tanggap fungsional tipe III dengan Th 7,68 menit dan a 0,22 telur/menit.

Keywords