Jurnal Diversita (Dec 2023)

Gambaran Ide Bunuh Diri pada Remaja Korban Perceraian Orang Tua

  • Asmaur Ridhana Zuhra,
  • Desvi Yanti Mukhtar,
  • Indri Kemala Nasution

DOI
https://doi.org/10.31289/diversita.v9i2.10509
Journal volume & issue
Vol. 9, no. 2
pp. 152 – 159

Abstract

Read online

Penelitian ini ingin melihat gambaran ide bunuh diri pada remaja korban perceraian orang tua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Teknik pengambilan sampel non-probability sampling dengan incidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat ide bunuh diri pada 3 responden penelitian. Penyebab munculnya ide bunuh diri karena perceraian yang memberikan tekanan hidup sehingga menyebabkan ketidakstabilan diri dan mengakhiri hidup. Ketiga responden memiliki keinginan kuat disertai dengan rencana untuk bunuh diri (active suicide), setelah mendengarkan keputusan bercerai, mereka merasa tidak memiliki tujuan hidup. Ketiganya juga sudah merencanakan tehnik bunuh diri (preparation) responden I (mengikuti tawuran), responden II (meminum racun), dan responden III (menyayat tangan). Keinginan untuk bunuh diri terus muncul, hanya saja tidak disertai rencana, memikirkan kematikan membuat pikiran lebih tenang dan nyaman (passive suicidal desire). Berdasarkan hasil penelitian penyangkalan dan penghindaran terhadap masalah menjadi salah satu faktor penyebab bunuh diri. Pikiran untuk mengakhiri hidup semakin diperkuat dengan munculnya keputusasaan, ketidakberdayaan, kesepian, dan rasa kehilangan sebagai faktor risiko. Faktor protektif dalam penelitian ini adalah dukungan keluarga, religiusitas, optimisme dan strategi koping yang adaptif, yang paling utama adalah dukungan yang diberikan dari teman sebaya.

Keywords