Kanz Philosophia: A Journal for Islamic Philosophy and Mysticism (Jun 2013)

Perspektif Allamah Tabataba’i Tentang Teori Persatuan Dalam Filsafat Agama

  • Habibullah Babai

DOI
https://doi.org/10.20871/kpjipm.v3i1.44
Journal volume & issue
Vol. 3, no. 1
pp. 117 – 136

Abstract

Read online

Abstrak :Tulisan ini membahas teori persatuan dalam agama, menurut seorang filsuf dan ahli tafsir Allamah Tabataba’i. Kendati persatuan yang menjadi pembahasan pada tulisan ini adalah persatuan sosial, namun ia berbeda dengan pembahasan tentang keadilan sosial. Persatuan yang dijelaskan dan dipaparkan pada bagian ini mencakup setiap bentuk persatuan dalam berbagai dimensi masyarakat yang tentunya punya peran dan dampak dalam membentuk persatuan sosial. Persatuan ini juga dilihat dari dimensi keyakinan-keyakinan universal dan kosmologis individu-individu masyarakat sebagaimana hakikat agama yakni memberikan kestabilan kepada masyarakat sosial dalam menjalani kehidupannya yang juga akan memberikan kestabilan kepada kehidupan individual. Yang paling penting di antaranya adalah pada dimensi tujuan dimana ia mengarahkan seluruh bidang dan dimensi sosial pada satu arah, menempatkan semua itu pada jalur yang satu sehingga individu-individu dari diri mereka sendiri tergiring kepada sebuah komponen dan masyarakat dan kepada sebuah tujuan sosial. Tujuan ini dalam pandangan Islam tidak lain adalah tauhid dan pengetahuan Ilahi atau makrifat.Kata-kata Kunci: Risalah agama, persatuan, tauhid, keadilan, ihktilaf Abstract :This paper discusses the theory of unity in religion, according to a philosopher and mufassir, Allamah Tabataba’i. Though the discussion in this paper is about a social union, it is different from the social justice. Unity described and presented in this section is included every form of unity within the various dimensions of society and certainly had a role and impact in shaping the social unity. Unity is also seen from the dimensions of the universal beliefs of individuals and the cosmological nature of society, as what the purpose and the meaning of religion itself that is to give stability to the social community in which to live their lives will also provide stability to the lives of individuals. The most important of which is the objective dimension where he directs the whole field and the social dimension in one direction, put it all on the line so that one of the individuals themselves and are led to a component of the community and to a social purpose. This purpose in view is none other Islamic monotheism and divine knowledge or ma’rifa.Keywords: Religion message, unity, tawhīd, justice, diasagreement

Keywords