Jurnal Perspektif (Dec 2021)

KEBIJAKAN PENANGANAN RESESI DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF SIYASAH MALIYAH

  • Muhamad Afif Sholahudin

DOI
https://doi.org/10.15575/jp.v5i2.124
Journal volume & issue
Vol. 5, no. 2
pp. 161 – 175

Abstract

Read online

Indonesia pernah memasuki masa krisis hingga resesi disebabkan oleh kebijakan ekonomi dan bencana alam yang terjadi. Beberapa kali pernah melewati masa krisis ekonomi, hingga terakhir resesi Tahun 2020 yang disebabkan datangnya bencana alam berupa Covid-19. Resesi ditandai dengan terkontraksi pertumbuhan ekonomi suatu negara lebih dari satu kuartal. Pemerintah melakukan beberapa strategi menghadapi resesi di tahun 2020 seperti mempercepat realisasi Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), meningkatkan konsumsi pemerintah, hingga memodifikasi belanja perlindungan sosial. Islam memiliki pandangan yang serupa bahwa pembangunan ekonomi yang melahirkan kebijakan adalah kewenangan negara, dalam kajian ilmu termasuk ke dalam ruang lingkup Politik Ekonomi Islam. Politik ekonomi berdasarkan Islam (siyasah maliyah) harus sesuai dengan pilar berdirinya ekonomi Islam, yakni pandangan mendasar tentang tiga hal: konsep kepemilikan (al-milkiyyah), pemanfaatan kepemilikan (at-tasharruf al-milkiyyah), dan distribusi kekayaan di tengah masyarakat (tauzi'u tsarwah baynannas). Sedangkan kebijakan ekonomi islam dalam mengatasi problem ekonomi harus didasari oleh beberapa landasan, yakni: Menghidupkan dorongan manusia untuk mencari sumber-sumber ekonomi, distribusi ekonomi untuk menghindari kekayaan yang terpusat, restrukturisasi ekonomi publik, restrukturisasi keuangan, dan perubahan struktural.

Keywords