Edudeena: Journal of Islamic Religious Education (Jul 2018)

PENDIDIKAN KARAKTER PERSPEKTIF ISLAM: STRATEGI DERADIKALISASI DALAM MEMBANGUN KARAKTER BANGSA DI PESANTREN SALAF

  • Budi Prasetya

DOI
https://doi.org/10.30762/ed.v2i2.614
Journal volume & issue
Vol. 2, no. 2
pp. 139 – 147

Abstract

Read online

Abstract: Lately rampant cases of radical in the name of religion. One of the highlights is the government especially who takes care of education. In the prevention of radical understanding, the government continues to promote character education. Character education has basic guidelines from the 1945 Constitution, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, and NKRI, and on the basis of Religion. One of the institutions that characterize character education as a deradicalization effort is Ponpes Hidayatul Mubtadi’in Salatiga. There are taught various character education through teaching, role model, and practice. With a strong character education then alumni of education at salaf pesantren will be far from radical understanding Abstrak: Akhir-akhir ini marak kasus-kasus radikal yang mengatasnamakan agama. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pemerintah terutama yang mengurusi pendidikan. Dalam pencegahan paham radikal, pemerintah terus menggalakkan pendidikan karakter. Pendidikan karakter mempunyai dasar pedoman dari UUD 1945, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI, serta dengan dasar dari Agama. Salah satu instansi yang mengedapankan pendidikan karakter sebagai upaya deradikalisasi adalah Ponpes Hidayatul Mubtadiin Salatiga. Disana diajarkan berbagai macam pendidikan karakter melalui pengajaran, suri tauladan, dan praktik yang dilakukan. Dengan adanya pendidikan karakter yang kuat maka alumni pendidikan di pesantren salaf akan jauh dari paham radikal.

Keywords