Jurnal Ilmu Lingkungan (Aug 2021)

Analisis Beban Pencemar Total Nitrogen dan Total Fosfat akibat Aktivitas Antropogenik di Danau Maninjau

  • Roselyn Indah Kurniati,
  • Puti Sri Komala,
  • Z Zulkarnaini

DOI
https://doi.org/10.14710/jil.19.2.355-364
Journal volume & issue
Vol. 19, no. 2
pp. 355 – 364

Abstract

Read online

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban pencemar dan daya tampung total nitrogen (TN) dan total fosfat (TP) akibat dari aktivitas antropogenik di Danau Maninjau. Perhitungan beban pencemar untuk aktivitas penduduk, pertanian, peternakan dan jumlah tamu hotel menggunakan Rapid Assesment. Penetapan beban pencemar KJA dan daya tampung yang mengacu kepada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No 28 Tahun 2009. Lokasi penelitian yang ditetapkan berdasarkan SNI 6989.57:2008 terdiri dari 10 lokasi yaitu tengah danau, PLTA, KJA, inlet dan outlet danau. Uji ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95% digunakan dalam melihat perbedaan data konsentrasi TN dan TP secara waktu pengambilan sampel dan lokasi sampling. Rasio TN:TP dievaluasi untuk mengetahui pembatas kesuburan perairan dan korelasinya terhadap klorofil.Konsentrasi TN berada pada rentang 0,42 – 0,95 mg/L, TP berkisar 0,18-0,66 mg/L dan klorofil-a 5,49-8,69 mg/m3. Hasil uji ANOVA, konsentrasi TN dan TP secara waktu pengambilan sampel tidak berbeda secara signifikan yaitu 0,64 dan 0,88 sedangkan secara lokasi sampling berbeda secara signifikan dengan nilai signifikansi 0,01 dan 4,03x10-6. TN dan TP memiliki hubungan yang kuat terhadap klorofil dan diperoleh rasio TN:TP<10 yang mengindikasikan nitrogen sebagai pembatas kesuburan. Beban pencemar TN dan TP terbesar berasal dari KJA yang menyumbang hampir 84,20 % dan 91,83% dari total beban pencemar. Ditinjau dari daya tampung mesotrofik beban pencemar TN belum melebihi sedangkan TP telah melebihi daya tampung sehingga perlu pengurangan hingga 71,34% untuk mesotrofik dan 90,44% untuk oligotrofik. Secara keseluruhan status trofik Danau Maninjau berada pada kondisi eutrofik dengan index 63,39. ABSTRACT This study aims to analyze the pollutant load and the capacity of total nitrogen (TN) and total phosphate (TP) resulting from anthropogenic activities in Lake Maninjau. Calculation of the pollutant load for the activities of the population, agriculture, livestock and the number of hotel guests using Rapid Assessment. Determination of KJA pollutant load and carrying capacity refers to the Regulation of the Minister of Environment No. 28 of 2009. The research locations determined based on SNI 6989.57: 2008 consist of 10 locations, namely the middle of the lake, hydropower plant, marine cage, inlet and outlet. ANOVA test with a 95% confidence level was used to see the differences in TN and TP concentration data in terms of sampling time and sampling location. The TN: TP ratio was evaluated to determine the limitation of water fertility and its correlation to chlorophyll. TN concentrations were in the range 0.42 - 0.95 mg / L, TP ranged from 0.18 to 0.66 mg / L and chlorophyll-a was 5.49. -8.69 mg / m3. ANOVA test results, TN and TP concentrations at sampling time did not differ significantly, namely 0.64 and 0.88, while the sampling location was significantly different with a significance value of 0.01 and 4.03x10-6. TN and TP had a strong relationship to chlorophyll and the TN: TP ratio was obtained <10, which indicates nitrogen as a fertility limiter. The largest TN and TP pollutant load comes from KJA which accounts for almost 84.20% and 91.83% of the total pollutant load. Judging from the mesotrophic capacity of the TN pollutant load has not exceeded while the TP has exceeded the capacity so that it needs a reduction of up to 71.34% for mesotrophic and 90.44% for oligotrophic. Overall, the trophic status of Lake Maninjau is in a eutrophic condition with an index of 63.39.

Keywords