Jurnal Fisika (May 2020)

Studi Awal Pengaruh Kloroform Sebagai Pelarut Pada Proses Ekstraksi Molecularly Imprinted Polymer (MIP) Nano Kafein

  • Maimuna Maimuna,
  • fiber monado,
  • Idha Royani

DOI
https://doi.org/10.15294/jf.v10i1.23806
Journal volume & issue
Vol. 10, no. 1
pp. 1 – 7

Abstract

Read online

Proses ekstraksi sangat penting dalam sintesis Molecularly Imprinted Polymer (MIP). Proses tersebut sangat menentukan jumlah kafein yang terbuang. Keberhasilan proses ini tidak hanya bergantung pada proses sintesis namun juga tergantung pada ukuran partikel templat dan pelarut yang digunakan saat proses tersebut. Sintesis polimer nano kafein telah berhasil dibuat menggunakan metode cooling-heating melibatkan MAA sebagai monomer fungsional, EDMA sebagai ikatan silang, BPO sebagai inisiator, dan kloroform sebagai pelarut. NIP juga dibuat sebagai polimer pembanding tanpa nano kafein. Serbuk nano polimer yang dihasilkan selanjutnya diekstraksi menggunakan kloroform, metanol/asam asetat (1:20), dan metanol. Terakhir polimer dicuci menggunakan metanol/aquabidest (1:20). Hasil FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi amina yang merupakan gugus fungsi khas kafein. Nilai persentase transmitansi pada MIP nano kafein lebih besar dibandingkan polimer nano kafein. Hal ini menunjukkan bahwa proses ekstraksi templat nano kafein menggunakan larutan kloroform berhasil dilakukan. Hasil XRD menunjukkan MIP memiliki ukuran kristal yang lebih besar dibandingkan NIP. Ukuran kristal yang besar terlihat dari tingginya puncak intensitas yang dihasilkan.

Keywords