JINOP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) (Nov 2018)
Pengembangan Video Pembelajaran Pembuatan Sabun Herbal Minyak Atsiri Kayu Manis
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menghasilkan video pembelajaran tentang proses pembuatan sabun herbal dengan penambahan minyak atsiri kayu manis yang tepat untuk digunakan sebagai media pembelajaran; dan 2) menguji kelayakan video pembelajaran yang dihasilkan guna meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata kuliah Kimia Kosmetika. Media pembelajaran yang dikembangkan pada penelitian ini adalah video pembuatan sabun herbal dengan tambahan minyak atsiri kayu manis dimulai dari proses penyulingan kulit kayu manis hingga menjadi produk sabun herbal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model pengembangan gabungan antara model Borg & Gall, Model Dick & Carey dan Model Hannafin & Peck. Prosedur pengembangan media meliputi tahap desain, pengembangan dan evaluasi. Teknik analisis data untuk uji coba produk menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian sebagai berikut. (a) media yang dikembangkan dinilai layak digunakan dalam pembelajaran ditinjau dari aspek media dan materi. Kelayakan tersebut dapat dilihat dari skor penilaian ahli media 3,88 dan skor ahli materi 4,0 dengan kategori sangat baik. (b) Multimedia pembelajaran tata rias wajah korektif dinilai efektif karena dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Hal ini dibuktikan melalui hasil nilai pre-test aspek kognitif dengan rata-rata nilai 51,22 dan nilai post-test dengan rata-rata nilai 75,33. Hasil nilai ranah psikomotorik dengan rata-rata nilai 81,98.
Keywords