PERLAWANAN KULTURAL MASYARAKAT SOMOROTO TERHADAP SKETSA SEJARAH ASAL USUL KOTA PONOROGO OLEH PEMERINTAH KABUPATEN PONOROGO

Aristo. 2016;3(2):14-22

 

Journal Homepage

Journal Title: Aristo

ISSN: 2338-5162 (Print); 2527-8444 (Online)

Publisher: Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Society/Institution: Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Fakultas ilmu Sosial dan ilmu Politik

LCC Subject Category: General Works: History of scholarship and learning. The humanities | Social Sciences: Social sciences (General)

Country of publisher: Indonesia

Language of fulltext: Indonesian

Full-text formats available: PDF

 

AUTHORS

Jusuf Harsono (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Muhammadiyah Ponorogo)

EDITORIAL INFORMATION

Double blind peer review

Editorial Board

Instructions for authors

Time From Submission to Publication: 3 weeks

 

Abstract | Full Text

Ponorogo sebagai sebuah obyek kajian seni budaya sudah sering dilakukan olehberbagai pihak namun sebagai sebuah obyek kajian dengan berbagai perspektif belum banyakdilakukan. Penelitian dengan judul: Perlawawanan cultural masyarakat Somoroto atas sketsasejarah asal - usul Ponrogo oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo, adalah salah satu penelitiian yang dimaksudkan untuk mengkaji peristiwa budaya dari berbagai perspektifyaitu: social - budaya, sejarah dan poltik. Penelitian ini bermaksud mencari penjelesantentang latar belakang atau motif hingga masyararakat Somoroto menyelenggarakan kirabpusaka Grebeg Tutup Suro dengan semangat swadaya setiap tahun yang penyelenggaraanyaterpisah dengan agenda yang dilaksanakan oleh Pemkab Ponorogo. Fenomena social-budayaini diteliti dengan metode Interview dan Observasi. Key Informan penelitian ini terdiri daritokoh masyarakat Somoroto, pejabat Pemkab Ponorogo, penonton kirab dan warga umumPonorogo. Para tokoh dimintai informasinya karena para tokoh yang terdiri dari para waroktersebut adalah para penggagas kegiatan budaya tersebut. Intepretative - understandingadalah metode analisa yang digunakan dalam penelitian ini mengingat tidak semua data bisadidapatkan dengan menggunakan metode yang lain. Penelitian ini menghasilkan sebuahkesimpulan penting yaitu : Pertama, bahwa masyarakat Somoro dengan kegiatan KirabPusakanya telah melakukan perlawanan kulturalnya untuk menuntut hak sejarahnya. Kedua,adanya potensi konflik yang cukup tinggi karena kegiatan kegiatan budaya yang tidak dikajilebih jauh.