Jurnal Ilmu Keperawatan Maternitas (Nov 2020)

HUBUNGAN RIWAYAT HIPERTENSI DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL: LITERATURE REVIEW

  • Bekti Sri Utami,
  • Tin Utami,
  • Adiratna Sekar Siwi

DOI
https://doi.org/10.32584/jikm.v3i2.703
Journal volume & issue
Vol. 3, no. 2
pp. 22 – 28

Abstract

Read online

Pendahuluan: Data AKI di Indonesia tahun 2015 berdasarkan dari Survey Angka Sensus (SUPAS) yaitu sebanyak 305 per 100.000 kelahiran hidup, dimana Angka Kematian Ibu masih cukup tinggi padahal target AKI Indonesia pada tahun 2015 adalah 102 per 100.000 kelahiran. Berdasarkan jumlah tersebut Indonesia menepati peringkat kedua sebagai Negara dengan kematian ibu tertinggi di Asia Tenggara. Penyebab AKI salah satunya preeklampsia. Preeklampsia adalah penyebab utama maternal dan perinatal mordibitas dan mortalitas terbesar di seluruh dunia. Preeklampsia adalah peristiwa timbulnya hipertensi disertai dengan proteinuria akibat kehamilan, setelah usia kehamilan 20 minggu atau segera setelah persalinan. Tujuan: Telaah literature ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan riwayat hipertensi dan status gizi dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil. Jenis penelitian ini menggunakan studi kepustakaan atau literature review dengan metode penelitian desriptif. Metode: Kajian pustaka ini untuk mengetahui hubungan riwayat hipertensi dan status gizi dengan kasus Preeklamsia pada ibu hamil. Kajian pustaka ini untuk mengetahui hubungan riwayat hipertensi dan status gizi dengan kasus Preeklamsia pada ibu hamil. Jenis penelitian menggunakan studi pustaka dengan metode deskriptif. Metode pencarian artikel atau jurnal menggunakan kata kunci dan operator boolean (AND, OR NOT or AND NOT). Kriteria inklusi yang digunakan adalah jurnal riwayat hubungan hipertensi dan status gizi dengan kasus preeklamsia pada ibu hamil yang dapat diakses secara full text. Tahun jurnal yang digunakan dibatasi pada 2016-2020. Hasil Berdasarkan tinjauan pustaka terhadap 10 jurnal, ditemukan bahwa riwayat hipertensi yang diderita wanita sebelum hamil dapat memperburuk kehamilan sehingga menyebabkan preelampsia dan ibu obesitas berisiko tinggi mengalami preeklamsia. Kesimpulan: Ada hubungan riwayat hipertensi dan status gizi dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil.