Sari Pediatri (May 2019)

Faktor yang Berhubungan dengan Keberhasilan ASI Eksklusif

  • Rokhmah Ayu Suliasih,
  • Dwiyanti Puspitasari,
  • Dhasih Afiat Dwi Pawestri

DOI
https://doi.org/10.14238/sp20.6.2019.375-81
Journal volume & issue
Vol. 20, no. 6
pp. 375 – 81

Abstract

Read online

Latar belakang. Pemberian ASI eksklusif (AE) merupakan intervensi yang efektif untuk mencegah penyakit metabolik dan permasalahan kesehatan anak. Data Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012 dan 2016 menunjukkan angka ASI eksklusif di Jawa Timur cenderung turun. Faktor yang memengaruhi pemberian AE meliputi faktor pemudah, pendukung, dan pendorong. Tujuan. Mengetahui hubungan antara faktor pemudah (pengetahuan tentang tanda kecukupan ASI, karakteristik sosiodemografi), pendukung (cara persalinan, Inisiasi menyusu dini, paritas ibu), dan pendorong (tenaga kesehatan, keluarga, dan media) dengan keberhasilan AE. Metode. Penelitian potong lintang analitik melalui pengisian kuesioner oleh ibu yang memiliki anak berusia 6-11 bulan yang datang ke Posyandu atau Puskesmas Simomulyo dan Manukan Kulon, Surabaya pada bulan Maret-April 2018. Data hasil pengisian kuesioner dianalisis statistik menggunakan uji Kai kuadrat dan regresi logistik, dengan confidence interval (CI) 95%. Hasil. Didapatkan proporsi AE 61% dari sejumlah 82 ibu, semua ibu pernah melihat iklan formula, dan alasan terbesar (53,1%) ibu tidak memberikan AE karena khawatir ASI tidak cukup. Usia ibu (p=0,020), pekerjaan (p=0,003), pendidikan terakhir (p=0,030), dan riwayat keberhasilan pemberian AE pada anak yang sebelumnya (p=0,032) berhubungan dengan AE. Kesimpulan. Ibu yang berusia 25-30 tahun, berpendidikan tinggi, memiliki riwayat keberhasilan AE, dan tidak bekerja dapat memengaruhi keberhasilan pemberian AE.

Keywords