PREFERENSI DAN MOTIVASI MASYARAKAT LOKAL DALAM PEMANFAATAN SUMBERDAYA HUTAN DI TAMAN NASIONAL LORE LINDU, PROVINSI SULAWESI TENGAH (Preference and Motivation of Local Community in Utilization of Forest Resource in Lore Lindu National Park)

Jurnal Manusia dan Lingkungan. 2016;23(2):215-223 DOI 10.22146/jml.18793

 

Journal Homepage

Journal Title: Jurnal Manusia dan Lingkungan

ISSN: 0854-5510 (Print); 2460-5727 (Online)

Publisher: Universitas Gadjah Mada

Society/Institution: Universitas Gadjah Mada, Pusat Studi Lingkungan Hidup

LCC Subject Category: Technology: Environmental technology. Sanitary engineering: Environmental pollution | Geography. Anthropology. Recreation: Environmental sciences

Country of publisher: Indonesia

Language of fulltext: Indonesian

Full-text formats available: PDF

 

AUTHORS

Sudirman Daeng Massiri (Fakultas Kehutanan, Universitas Tadulako, Kampus Bumi Tadulako Tondo, Palu 94117 Program Doktoral Program Studi Ilmu Pengelolaan Hutan, Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Dramaga, Bogor 16680)
Bramasto Nugroho (Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Dramaga, Bogor 16680)
Hariadi Kartodihardjo (Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Dramaga, Bogor 16680)
Rinekso Soekmadi (Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Dramaga, Bogor 16680)

EDITORIAL INFORMATION

Double blind peer review

Editorial Board

Instructions for authors

Time From Submission to Publication: 12 weeks

 

Abstract | Full Text

ABSTRAK Banyak pihak masih meragukan nilai masyarakat terkait hutan alasan bahwa masyarakat lokal itu adalah perusak hutan, tidak dapat membatasi konsumsinya terhadap sumberdaya hutan dan dipandang sebagai masalah dalam konservasi sumberdaya hutan. Akibatnya, kebijakan pengelolaan hutan yang melibatkan masyarakat masih menjadi bahan perdebatan, utamanya dalam pengelolaan kawasan konservasi. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran tentang preferensi dan motivasi masyarakat lokal terhadap pemanfaatan sumberdaya hutan di kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menerapkan metode survei, yang dilaksanakan pada dua tipe komunitas masyarakat lokal di sekitar TNLL yakni masyarakat desa homogen dan masyarakat desa heterogen. Data preferensi pemanfaatan hutan diperoleh melalui metode skor dengan menggunakan distribusi kartu yang dilakukan oleh masyarakat lokal, sedangkan data motivasi diperoleh melalui wawancara kepada masyarakat menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai preferensi kegunaan hutan yang tertinggi bagi masyarakat lokal adalah kegunaan hutan untuk perlindungan dan pengaturan air. Nilai tertinggi preferensi kegunaan hutan di zona rimba kompatibel dengan tujuan pengelolaan TNLL, sedangkan di zona pemanfaatan dan zona rehabilitasi masih ditemukan nilai preferensi yang tertinggi yang tidak kompatibel dengan tujuan pengelolaan TNLL. Masyarakat lokal yang bermukim di sekitar TNLL tidak hanya memiliki motivasi atas dasar kebutuhan material yang tinggi terhadap sumberdaya di TNLL tetapi juga memiliki motivasi sosial yang tinggi dan bahkan memiliki motivasi moral yang sangat tinggi. Dengan demikian, masyarakat lokal itu perlu dilibatkan dalam pengelolaan taman nasional melalui pengaturan institusi yang tepat.   ABSTRACT Many people still doubt the value of local community related to forest, because they think that the local communities are destroyers of the forest, cannot limit their consumption to forest resources and become a problem of forest resource conservation. Consequently, forest management policy involving the local community is still a subject of debate, especially in the management of protected areas. This research aims to provide an overview of the preferences and motivations of local communities to use forest resources in Lore Lindu National Park (LLNP), Central Sulawesi province. This research applied a survey method and was conducted on two types of local communities around the village community LLNP - homogeneous and heterogeneous village communities. Data on forest utilization preferences were obtained through the scoring method using the distribution of cards conducted by local communities, while data on motivation were obtained through interviews to local communities using a questionnaire. This study showed that the highest preference for local community forest use was the uses of forest for protection and regulation of water. The highest value of preference for local community forest use in wilderness zone was compatible with the objectives of LLNP, while in utilization zone and rehabilitation zone, it was still found the highest value of preference for local community forest use which was not compatible with the objectives of LLNP. The Local communities were not only motivated based on high material needs of resources in LLNP but they also have a high social motivation and even they have a very high moral motivation. Therefore, the local communities should be involved in the management of national parks through the appropriate institutional arrangements.