Madaniyah: Terciptanya Insan Akademis Berkualitas & Berakhlak Mulia (Nov 2016)

Membongkar Konsep Pendidikan Akhlak Ibnu Miskawaih

  • Nisrokha .

Journal volume & issue
Vol. 6, no. 1

Abstract

Read online

Nama Lengkap Ibnu Miskawaih adalah Abu Ali Al Khazin Ahmad Ibn Muhamad Ibn Ya’kub Miskawaih Gelar lainnya adalah Al Khazin yang berarti bendaharawan, disebabkan pada masa Adhud Al Daulah dari Bani Buwaih ia memperoleh kepercayaan sebagai bendahara. Ibnu Miskawaih terkenal sebagai seorang pemikir muslim yang produktif, salah satunya adalah teori etika yang bersumber pada filsafat Yunani, peradaban Persia, ajaran syariat islam dan pengalaman pribadi yang banyak dipengaruhi ajaran Plato dan Aristoteles serta Galen. Usaha Miskawaih adalah mempertemukan ajaran syariat islam dengan teori- teori etika dalam filsafat. Ibnu Miskawaih memberikan pengertian karakter (khuluk) adalah keadaan jiwa seseorang yang mendorong untuk melakukan sesuatu perbuatan tanpa melalui pertimbangan fikiran terlebih dahulu. Tujuan pendidikan akhlak yang dirumuskan oleh Ibnu Miskawaih adalah terwujudnya sikap batin yang mampu mendorong secara spontan untuk melahirkan semua perbuatan yang bernilai baik sehingga dapat mencapai kesempurnaan dan memperoleh kebahagiaan sejati dan sempurna. Ibnu Miskawaih menyebutkan tiga hal pokok sebagai materi pendidikan akhlak yaitu Pertama, Materi-materi yang wajib bagi kebutuhan tubuh manusia, Kedua Materi-materi yang wajib bagi jiwa, Ketiga Materi- materi yang wajib bagi hubungannya dengan sesama manusia.