NILAI-NILAI BUDAYA BAHARI SULTAN AGENG TIRTAYASA (1651-1682) PADA PENDIDIKAN NILAI DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH LOKAL

Candrasangkala: Journal of Education and History. 2015;1(1):34-43

 

Journal Homepage

Journal Title: Candrasangkala: Journal of Education and History

ISSN: 2477-2771 (Print)

Publisher: Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Society/Institution: Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Jurusan Pendidikan Sejarah

LCC Subject Category: Education: Education (General) | History (General) and history of Europe: History (General)

Country of publisher: Indonesia

Language of fulltext: Indonesian

Full-text formats available: PDF

 

AUTHORS

Oka Agus Kurniawan Shavab (Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Siliwangi)

EDITORIAL INFORMATION

Peer review

Editorial Board

Instructions for authors

Time From Submission to Publication: 24 weeks

 

Abstract | Full Text

Tulisan ini mendeskripsikan mengenai pendidikan nilai dalam pembelajaran sejarah lokal dengan mengangkat materi nilai-nilai budaya bahari Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1682). Latar belakang dari penulisan ini adalah seringnya dijumpai dalam pembelajaran sejarah tentang penyampaian materi yang masih didominasi sejarah nasional dengan buku teks kurikulum sejarah nasional sebagai sumber pembelajarannya. Selain itu nilai-nilai budaya bahari pada masyarakat Banten sudah terkikis oleh karena itu diperlukan role model bagi siswa untuk kembali mengingat dan menumbuhkan nilai-nilai budaya baharinya sehingga kesadaran sejarah lokalnya pun akan menempel pada setiap jati diri siswa. Dengan permasalahan tersebut, maka salah satu alternatif pemecahannya yaitu menerapkan model pembelajaran sejarah lokal dengan pendekatan biografis yang dekat dengan lingkungan siswa sehingga dapat dijadikan sebagai teladan dan sumber inspiratif bagi siswa.