Rekayasa Layanan Sertifikasi Kompetensi LSP Mika Dengan Sistem Berbasis Teknologi Informasi Dan Web

Techno.Com. 2017;16(2):132-143

 

Journal Homepage

Journal Title: Techno.Com

ISSN: 2356-2579 (Print); 2356-2579 (Online)

Publisher: Universitas Dian Nuswantoro

Society/Institution: Universitas Dian Nuswantoro, Fakultas Ilmu Komputer

LCC Subject Category: Technology: Technology (General): Industrial engineering. Management engineering: Information technology

Country of publisher: Indonesia

Language of fulltext: Indonesian

Full-text formats available: PDF

 

AUTHORS

Lalang Erawan (Universitas Dian Nuswantoro)
Ajib Susanto (Universitas Dian Nuswantoro)
Agus Winarno (Universitas Dian Nuswantoro)

EDITORIAL INFORMATION

Blind peer review

Editorial Board

Instructions for authors

Time From Submission to Publication: 4 weeks

 

Abstract | Full Text

<p><em>Tenaga  kerja  Indonesia  yang  kompeten  semakin  penting  menjelang  pelaksanaan  Asean </em><em>Economic Community (AEC) pada tahun 2015. Pemerintah memastikan kompetensi tenaga </em><em>kerja  melalui  program sertifikasi  kompetensi  yang  dilaksanakan  oleh  Lembaga  Sertifikasi </em><em>Profesi  (LSP)  yang  ditunjuk  oleh  BNSP  (Badan  Nasional  Sertifikasi  Profesi).  LSP bertanggung jawab terhadap pengembangan standar kompetensi, sertifikasi kompetensi, dan pelaksana  akreditasi Tempat  Uji  Kompetensi  (TUK).  Sistem  manajemen  berteknologi informasi diperlukan untuk mendukung operasional LSP agar efisien, cepat, dan produktif. </em><em>Sistem  web  telah  menjadi  salah  satu  platform  yang  paling  sering  digunakan  sebagai  basis suatu sistem. Pendekatan pengembangan model-driven diyakini paling tepat untuk rekayasa web.  Metode pendekatan  sistem yang  digunakan  yaitu  UWE  (UML-Based  Web Engineering)  karena  kompatibilitasnya  dengan  alat  UML  yang  sudah  akrab  di  kalangan pengembang  sistem  dan  mencakup  seluruh  siklus  pengembangan.  Penelitian ini menghasilkan suatu alternatif model sistem manajemen sertifikasi kompetensi dan lisensi LSP yang dengan pendekatan  model-driven  rancangan  sistem  bersifat  flesibel  sehingga  relatif mudah  penerapannya diberbagai  LSP  yang  meskipun  sebagian  besar  struktur  dan  prosedur sertifikasinya  sama  tetapi  tetap  ada  keunikan  di  masing-masing  LSP.  Data  penelitian diperoleh dari sejumlah LSP, asesor, asesi, dan TUK</em><em>.</em></p><p><em> </em></p> <p> </p> <p><strong><em>Kata kunci</em></strong><em>:</em><em> Model Sistem, LSP, sertifikasi kompetensi, UML-Bases Web Engneering</em><strong> </strong></p>