JIIS: Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (Mar 2022)

PENGARUH PEMBERIAN MINYAK BIJI JINTEN HITAM TERHADAP KADAR INTERLEUKIN-6 PADA PEROKOK AKTIF SEHAT

  • Arif Santoso,
  • Akrom Akrom,
  • Laela Hayu Nuraini,
  • Titiek Hidayati

Journal volume & issue
Vol. 7, no. 1

Abstract

Read online

Paparan asap rokok menyebabkan stres oksidatif seluler dan merupakan kunci terjadinya proses inflamasi pada paru-paru. Minyak biji jintan hitam (MBJH) adalah salah satu obat tradisional yang terbukti memiliki kandungan zat aktif timokuinon, nigelon dan negelin yang memiliki efek sebagai antioksidan dan imunomodulator. Interleukin-6 (IL-6) merupakan sitokin proinflamasi dan sitokin multifungsi yang sangat penting untuk mengetahui respon imun, kelangsungan hidup sel, apoptosis dan proliferasi serta merupakan agen protumorogenik di banyak kanker. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar IL-6 pada perokok aktif sehat setelah diberikan MBJH (Minyak Biji Jintan Hitam) dengan dosis 0,5 ml/kapsul. Design penelitian yang digunakan yaitu Randomized Controlled Trial (RCT) single blind. Sebanyak 39 partisipan sehat perokok aktif sehat dibagi menjadi 4 kelompok yaitu Kelompok 1 diberikan plasebo 3x1 kapsul/hari, kelompok 2 diberikan MBJH 3x1 kapsul/hari, kelompok 3 diberikan MBJH 3x2 kapsul/hari dan kelompok 4 diberikan MBJH 3x3 kapsul/hari. Intervensi plasebo dan MBJH diberikan selama 30 hari. Analisis statistik yang diperoleh menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna rata-rata kadar IL-6 antara kelompok perlakuan dengan kelompok placebo dengan nilai p>0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan MBJH selama 30 hari dapat menurunkan kadar rata-rata Interleukin-6 tetapi tidak signifikan pada perokok aktif sehat.

Keywords