Amerta Nutrition (Sep 2023)

Hubungan Pengetahuan Ibu dan Dukungan Keluarga dengan Pemberian ASI Eksklusif

  • Firyal Faris Naufal,
  • Hafifah Rahmi Indita,
  • Lailatul Muniroh

DOI
https://doi.org/10.20473/amnt.v7i3.2023.442-448
Journal volume & issue
Vol. 7, no. 3
pp. 442 – 448

Abstract

Read online

Latar Belakang: Pemberian air susu Ibu (ASI) eksklusif disebabkan beberapa faktor, secara global masih pada angka yang rendah. Beberapa studi pada masyarakat Tengger, 79% Ibu memberikan kolostrum, namun 60% tidak berhasil memberikan ASI eksklusif. Studi lain menunjukkan prevalensi ASI eksklusif pada balita Tengger sebesar 38%. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan Ibu dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif pada anak usia bawah dua tahun (Baduta) di Suku Tengger. Metode: Penelitian bersifat observasional analitik, desain studi case-control. Pembuatan proposal dimulai bulan Februari dan penelitian selesai bulan Juli 2022 dengan besar sampel 57 Ibu baduta, 28 Ibu kelompok kontrol serta 29 Ibu kelompok kasus dengan metode total sampling berlokasi di Suku Tengger, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Wawancara dan kuesioner sebagai pengumpulan data. Hasil: Usia Ibu antara 20-34 tahun dengan pengetahuan baik (67,9%) dan dukungan keluarga yang baik (75%) dari kelompok kontrol. Pengetahuan Ibu dengan pemberian Air Susu Ibu eksklusif berhubungan negatif sangat lemah (r=-0,05). Dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif positif sangat lemah (r=0,139). Pada variabel dukungan keluarga terdapat dukungan emosional (r=0,41) hasil positif cukup kuat, informasional (r=0,228) hasil positif sangat lemah, penilaian (r=208) hasil positif sangat lemah, dan instrumental (r=0,15) hasil negatif sangat lemah. Hasil didapatkan melalui uji korelasi Spearman. Kesimpulan: Semakin tinggi pengetahuan Ibu maka semakin lemah mempengaruhi pemberian ASI eksklusif. Semakin besar dukungan keluarga akan semakin kuat mempengaruhi pemberian ASI eksklusif. Pengetahuan Ibu dan peran keluarga bisa memberikan pengaruh terkait pentingnya ASI eksklusif.

Keywords