Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer (Nov 2018)

AFFORDANCES DAN DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI INDUSTRI PARIWISATA (STUDI KASUS TRAVEL AGENT DI SOLO)

  • Aryati Wuryandari

DOI
https://doi.org/10.24176/simet.v9i2.2527
Journal volume & issue
Vol. 9, no. 2
pp. 993 – 1000

Abstract

Read online

Dalam perkembangan industri pariwisata, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mempunyai peran penting dalam mengambil peluang. Peluang semakin bertambah besar dengan adanya Internet. Kemudahan yang ditawarkan TIK dengan Internet mengubah cara pelaku industri pariwisata yakni travel agent dalam melakukan bisnis dan mengubah cara wisatawan berinteraksi dengan travel agent. Maraknya media sosial digunakan travel agent untuk mendukung dan meningkatkan interaksi dinamisnya dengan wisatawan. Pengguna TIK di travel agent mempunyai peran yang penting karena memungkinkan apabila berbeda pengguna yang menggunakan TIK maka akan berbeda pula manfaat yang akan diperoleh. Penelitian ini bertujuan memahami lebih lanjut peranan TIK dalam travel agent sebagai salah satu pengembang industri pariwisata dengan pendekatan affordances. Sampling penelitian sebanyak enam travel agent di Solo. Pemilihan sampling menggunakan theorothical sampling. Metode pengumpulan data yaitu wawancara. Data yang digunakan adalah data transkrip hasil wawancara. Metode pengolahan data menggunakan metode grounded theory. Pendekatan analisis data menggunakan pendekatan affordances. Hasil penelitian berupa teridentifikasinya 44 artefak TIK, teridentifikasinya affordance actualization di travel agent sebanyak tujuh item yaitu menjaga keamanan sistem, membangun komunikasi, merencanakan strategi bisnis, membuka pasar, mendukung koordinasi internal, meningkatkan pelayanan dan menjaga integritas sistem. Terindentifikasinya affordance effects di travel agent sebanyak tujuh item yaitu pelayanan yang lebih baik, peningkatan kenyamanan berkomunikasi, pengendalian risiko yang lebih baik, peningkatan visibilitas, penurunan fleksibilitas, penurunan segmen pasar dan penurunan jumlah sanksi. Selain teridentifikasi juga faktor pendukung atau penghambat penggunaan TIK di travel agent sebanyak enam item yaitu sistem penghargaan, dukungan manajemen travel agent, preferensi konsumen, kompatibilitas sistem, bencana alam dan juga keterampilan dan pengetahuan sumber daya manusia.

Keywords