Journal of Dentistry Indonesia (Oct 2015)

Penggunaan Bahan Sewarna Gigi untuk Pencegahan Karies dan Restorasi Gigi Anak (Studi Pustaka)

  • Ismu Suharsono Suwelo

DOI
https://doi.org/10.14693/jdi.v2i2.900
Journal volume & issue
Vol. 2, no. 2
pp. 33 – 39

Abstract

Read online

Pada umumnya masalah yang dihadapi pada perawatan gigi di Indonesia adalah kurangnya informasi mengenai kemajuan perkembangan bahan kedokteran gigi. Kemajuan teknologi bahan sewarna gigi masih kurang dapat diikuti oleh dokter gigi di Indonesia. Bahan sewarna gigi antara lain semen gelas ionomer banyak digunakan dalam bidang kedokteran gigi anak, antara lain dapat untuk pencegahan karies dengan pit dan fissure sealant, sebagai bahan penambalan sewarna gigi, sebagai bahan penambalan gigi anterior dan posterior pada anak, dan juga sebagai bahan untuk sementasi. Ada tiga macam bahan sewarna gigi yang dipakai dalam bidang kedokteran gigi anak, bahan resin komposit, semen gelas ionomer, dan bahan kompomer. Bahan-bahan tersebut mempunyai sifat fisik dan kimia serta penggunaannya yang berbeda. Masing-masing mempunyai indikasi dan keunggulannya sendiri. Pada dasarnya apabila akan menggunakan bahan tersebut persiapan atau preparasi gigi harus dapat memanfaatkan sifat masing-masing bahan. Pada umumnya prinsip preparasi harus sesedikit mungkin membuang jaringan gigi yang sehat. Dengan bahan (material tunggal), dengan kemasan yang memudahkan memasukkan ke dalam kavitas (dengan bentuk karpul), alat untuk membentuk (tidak melekat pada bahan tumpat dari teplon), dengan pengerasan yang dapat diatur (light curing), dan bahan polesnya, maka pemakaian bahan sewarna gigi menjanjikan teknik yang cukup mudah, dapat diselesaikan dalam waktu yang singkat, dan dapat dipertanggung jawabkan. Hal itu semua sangat diperlukan untuk perawatan gigi anak.