Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika (Oct 2013)
Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa Dengan Menerapkan Model Inquiry-Discovery Learning (IDL) Terbimbing
Abstract
Rendahnya keterampilan proses sains siswa disebabkan karena siswa jarang dilatih berdiskusi dalam mempelajari materi pelajaran ataupun praktikum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keefektifan model Inquiry-Discovery Learning (IDL) terbimbing dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas X-1 SMA Negeri 10 Banjarmasin pada materi ajar optika geometri. Secara khusus bertujuan mendeskripsikan keterampilan proses sains siswa, hasil belajar produk siswa, keterlaksanaan RPP, dan respon siswa. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas model Hopkins meliputi identifikasi masalah, perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data diperoleh melalui observasi, tes, angket dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif, kuantitatif, dan kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa keterlaksaan RPP terlaksana sangat baik dengan reabilitas rata-rata 90%, hasil belajar produk siswa mengalami peningkatan pada siklus I sebesar 83% (belum tuntas), siklus II sebesar 97% (tuntas), dan pada siklus III sebesar 100% (tuntas), keterampilan proses sains siswa mengalami peningkatan dari silkus I, II, dan III dengan ketegori cukup terampil menjadi terampil, dan respon minat dan motivasi siswa secara umum baik. Simpulan penelitian adalah model Inquiry-Discovery Learning (IDL) terbimbing pada materi ajar optika geometri di kelas X-1 SMA Negeri 10 Banjarmasin efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa.
Keywords