Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan (Jul 2017)

Hubungan Antara Musim Dengan Kadar Caulerpin Dalam Cauterpa Racemosa

  • Hedi Indra Januar,
  • Thamrin Wikanta,
  • Emma Hastarini

DOI
https://doi.org/10.15578/jpbkp.v10i3.359
Journal volume & issue
Vol. 10, no. 3
pp. 1 – 6

Abstract

Read online

Makroalga hijau Caulerpa racemosa dipanen pada dua musim berbeda, yaitu pada musim penghujan (Mei 2003) dan pada musim kemarau (Agustus 2003). Senyawa Caulerpin diekstrak dari Caulerpa racemosa dengan metanol, kemudian ekstrak metanol tersebut dihitung rendemennya dan dianalisis kadar caulerpinnya. Spektra FTIR dari ekstrak metanol menghasilkan puncak‑puncak absorpsi yang khas pada frekuensi 3500 cm‑1 (‑OH), 1638 cm‑' (‑NH), 1421 cm‑1 (‑C=C‑), dan 1168 cm‑1 (‑0‑). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendernen ekstrak metanol pada musim penghujan (3,49%) lebih tinggi dari pada musim kemarau (2,22%). Perhitungan kadar caulerpin dilakukan berdasarkan log [Po/P] puncak karakteristik spektra Fourier Transfer­Infra Red (FT‑IR). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa konsentrasi caulerpin pada musim penghujan 19,4 % lebih tinggi daripada musim kemrau.

Keywords