Masker Medika (Aug 2020)
HUBUNGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL, HIDRAMNION, DAN KETUBAN PECAH DINI (KPD) TERHADAP KEJADIAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH (BBLR) DI RUMAH SAKIT ISLAM SITI KHADIJAH PALEMBANG TAHUN 2018
Abstract
Latar Belakang: Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) Ialah bayi baru lahir, berat badannya saat kelahiran kurang dari 2.500 gram. Tujuan dari penelitian: Penelitian Ini Bertujuan untuk mengetahui Hubungan anemia, hidramion, KPD terhadap kejadian BBLR di RSI Siti khadijah palembang tahun 2018. Desain penelitian: Penelitian ini menggunakan metode Survey Analitik dengan pendekatan Case Control, populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin dan BBL di RSI siti khadijah Palembang tahun 2018, Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-juni 2019, dengan sampel sebanyak 82. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu yang anemia sebanyak 23 (28,0%), ibu yang Hidramnion sebanyak 13 (15,9%), dan ibu yang KPD sebanyak 27 (32,9%), ibu yang melahirkan bayi dengan BBLR sebanyak 27 (32,9%), Berdasarkan Hasil analisis Bivariat dengan uji statistic Chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna/signifikan antara Anemia dengan BBLR yaitu dengan nilai p-value = 0,002, berdasarkan analisis bivariat dengan uji statistic Chi-square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna/signifikan antara Hidramnion terhadap BBLR dengan nilai p-value 0,338 α = 0,05 and there was a significant correlation betweeb the PMR and LBWB with p-value of 0,005 < α = 0,05. Conclusion: It is recommended to pay attenion to Hb levels, the amount of amniotic fluid that seeps to reduce the incedence of LBWB.
Keywords