Afeksi (May 2023)

PENDIDIKAN KARAKTER DISIPLIN DAN TOLERANSI MELALUI PENCAK SILAT PAGAR NUSA SISWA KELAS VIII MTS MAMBAUL HISAN TEMPURAN MAGELANG

  • Nur Muhamad Abdulloh Mubaroq,
  • Fatchurrahman Fatchurrahman

DOI
https://doi.org/10.35672/afeksi.v4i3.112
Journal volume & issue
Vol. 4, no. 3
pp. 239 – 250

Abstract

Read online

Karakter disiplin dan toleransi merupakan pendukung keberhasilan pendidikan karakter di Indonesia yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional. Pada kenyataannya, di dalam dunia pendidikan masih terdapat permasalahan remaja yang tidak mencerminkan sikap disiplin dan toleransi. Bahkan berita harian Radar Semarang menyatakan, bahwa dekadensi moral bangsa Indonesia terus mengalami kemerosotan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pendidikan karakter disiplin dan toleransi, problematika dan solusinya melalui pencak silat pagar nusa kelas VIII di MTs Mambaul Hisan Tempuran Magelang. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Responden dalam penelitian ini, meliputi: Kepala Madrasah, Waka Kesiswaan, Pelatih, dan beberapa siswa kelas VIII. Pengumpulan data diperoleh dengan cara mengamati dokumen perencanaan, proses dan evaluasi, serta mengumpulkan dokumen kegiatan dalam pendidikan karakter. Penyajian data dilakukan dalam bentuk deskripsi singkat kegiatan, meliputi: perencanaan, proses dan evaluasi dalam pembentukan karakter disiplin dan toleransi melalui pencak silat pagar nusa. Analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data dan menyajikan data-data yang diperoleh dengan deskripsi singkat kegiatan untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah pendidikan karakter disiplin dan toleransi melalui pencak silat pagar nusa pada siswa VIII di MTs Mambaul Hisan Tempuran Magelang, meliputi: (1) Proses pendidikan karakter disiplin dan toleransi diikuti pelatih dan siswa hadir tepat waktu, menghormati dan menjunjung tinggi sportifitas. (2) Materi pendidikan karakter disiplin dan toleransi mengarah keatlitan dan Kepagarnusaan. (3) metode pendidikan karakter disiplin dan toleransi dengan keteladanan. (4) Cara Siswa mengimplementasikan karakter disiplin dan toleransi di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat. (5) Problematika dalam pendidikan karakter disiplin dan toleransi: ketersediaan pelatih, kesiapan siswa dan dukungan orang tua. (6) Solusi dalam pendidikan karakter disiplin dan toleransi dengan merekrut pelatih dari luar pondok pesantren, memberlakukan peraturan dan hukuman, memberikan motivasi serta memberikan kesempatan mengikuti lomba.

Keywords