Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis (Nov 2023)

Internalization of Harmony through Interfaith Interaction in the Kampung Toleransi Community

  • Pandu Hyangsewu,
  • Hilman Taufiq Abdillah,
  • Vina Aulia

DOI
https://doi.org/10.17977/um021v8i2p145-156
Journal volume & issue
Vol. 8, no. 2
pp. 145 – 156

Abstract

Read online

When religious diversity in society is not addressed wisely, it becomes a source of inter-religious conflict. The misalignment between the hope to live in harmony with the reality that occurs in society encourages an urgency to internalize values and activities to create harmony in society. So this research aims to further analyze the inter-religious interaction in the Kampung Toleransi community as a form of internalization of harmony. This research uses a qualitative approach with phenomenological methods. This research reveals that the inter-religious interaction built by Kampung Toleransi continues to be carried out and delivered culturally by various parties. So that interaction is rooted in everyday life and can realize harmony in society. The development of interfaith interaction models and strategies that apply in general can be studied in further research. Internalisasi Kerukunan Melalui Interaksi Antar Umat Beragama Pada Masyarakat Kampung Toleransi Ketika keberagaman dalam beragama di masyarakat tidak disikapi dengan bijak menjadi sebuah sumber konflik antar umat beragama. Adanya ketidakselarasan antara harapan untuk hidup rukun dengan kenyataan yang terjadi di masyarakat mendorong sebuah urgensi terhadap internalisasi nilai dan aktivitas untuk menciptakan kerukunan di masyarakat. Maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lebih lanjut mengenai interaksi antar umat beragama pada masyarakat Kampung Toleransi sebagai wujud internalisasi kerukunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Penelitian ini mengungkapkan bahwa interaksi antar umat beragama yang dibangun oleh Kampung Toleransi terus dilakukan dan disampaikan secara kultural oleh berbagai pihak. Sehingga interaksi mengakar dalam kehidupan sehari-hari dan dapat mewujudkan kerukunan pada masyarakat. Pengembangan model dan strategi interaksi antar umat beragama yang berlaku secara general dapat dikaji dalam penelitian selanjutnya

Keywords