Unnes Journal of Public Health (Jul 2014)
HUBUNGAN ANTARA OBESITAS DENGAN KEJADIAN HERNIA INGUINALIS
Abstract
Obesitas atau kelebihan berat badan secara alami akan memiliki tekanan internal yang lebih besar. Tekanan internal tersebut dengan mudah dapat mendorong jaringan lemak dan organ internal menjadi hernia. Data rekam medik RSUD Kabupaten Kudus tahun 2011 terdapat 321 pasien hernia inguinalis dan termasuk dalam 20 besar penyakit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara obesitas dengan kejadian hernia inguinalis di Kabupaten kudus tahun 2012. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan kasus kontrol (case control). Kelompok kasus adalah penderita penderita hernia inguinalis di Kabupaten Kudus berjumlah 90 orang. Kelompok kontrol adalah penderita demam thypoid di Kabupaten Kudus berjumlah 90 orang. Tehnik pengambilan sampel dengan cara simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat (menggunakan uji chi square dengan α=0,05) dan stratifikasi (menggunakan uji Mantel Heanszel). Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara obesitas dengan kejadian hernia inguinalis (p value=0,002, OR=0,292, CI=0,131-0,674). Jenis kelamin merupakan variabel perancu dalam hubungan antara obesitas dengan kejadian hernia inguinalis (p value Mantel Haenszel 0,051).
Keywords