Aksioma: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika (Oct 2021)
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS BERMUATAN HIGHER-ORDER THINKING SKILLS DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA
Abstract
Kemampuan pemecahan masalah matematika memiliki peran penting pada pembelajaran matematika pada kurikulum 2013 yang membuat pendidikan harus mempersiapkan generasi baru yang memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi dalam menyelesaikan suatu masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis bermuatan higher-order thinking skills ditinjau dari gaya belajar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan instrumen angket gaya belajar, tes tertulis dan wawancara dengan indikator kemampuan pemecahan masalah. Subyek penelitian ini adalah 36 siswa kelas 8 di kota Tangerang. Siswa diberikan angket terlebih dahulu untuk nantinya diperoleh 3 siswa secara acak melakukan tes tertulis dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan kemampuan pemecahan masalah matematis bermuatan higher oerder thinking skills pada siswa yang memiliki gaya belajar visual mampu memenuhi dengan baik semua indikator pemecahan masalah baik dalam soal menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mencipta (C6). Siswa dengan gaya belajar auditorial mampu memenuhi semua indikator pemecahan masalah pada soal mengevaluasi (C5) dan mencipta (C6), kurang mampu dalam memenuhi indikator membuat rencana pemecahan masalah dalam soal menganalisis (C4). Dan siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik mampu memenuhi semua indikator pemecahan masalah pada soal menganalisis (C4) dan mengevaluasi (C5), kurang mampu dalam memenuhi indikator menyelesaikan masalah dalam soal mencipta (C6).