Jurnal Fisika Flux (Aug 2021)

Pengukuran Kejenuhan Oksigen Terlarut pada Air menggunakan Dissolved Oxygen Sensor

  • Risky Via Yuliantari,
  • Dwi Novianto,
  • Muhali Alex Hartono,
  • Teguh Rahayu Widodo

DOI
https://doi.org/10.20527/flux.v18i2.9997
Journal volume & issue
Vol. 18, no. 2
pp. 101 – 104

Abstract

Read online

Kualitas air ditentukan oleh jumlah kandungan oksigen terlarut yang terdapat dalam air. Salah satu parameter kualitas air adalah oksigen terlarut. Oksigen terlarut atau Dissolved Oxygen (DO) dibutuhkan oleh semua makhluk hidup di bumi untuk proses respirasi, proses penghasil energi melalui pertukaran zat pada proses pertumbuhan dan perkembangbiakan. Kualitas air yang baik ditentukan berdasarkan kandungan oksigen terlarut dalam air yang tinggi. Untuk itu perlu adanya pengukuran untuk mengetahui kandungan oksigen terlarut dalam air, metode yang digunakan adalah metode elektrokimia. Metode tersebut dilakukan secara langsung untuk menentukan oksigen terlarut menggunakan alat Dissolved Oxygen Sensor dengan memperhatikan suhu dan salinitas sampel. Tipe sensor yang digunakan untuk memonitoring kadar oksigen terlarut yaitu Gravity Analog Dissolved Oxygen Sensor SKU SEN0237 yang dihubungkan dengan mikrokontroler arduino nano dan probe yang berisi NaOH 0,5 mol/L. Setelah mikrokontroler arduino nano dan probe terhubung dilakukan pengukuran dengan menentukan kejenuhan oksigen terlarut dalam air. Pengukuran dimulai pada detik pertama dengan nilai DO 8,25 mg/L, beranjak naik pada detik ke tiga puluh lima dengan nilai DO 10,08 mg/L, kemudian mulai stabil pada detik ke enam puluh satu dengan nilai DO 14,21 mg/L. Keadaan nilai DO stabil menandakan bahwa oksigen terlarut dalam air sudah mulai jenuh, menandakan bahwa Gravity Analog Dissolved Oxygen Sensor SKU SEN0237 dapat digunakan untuk menentukan kualitas air dalam pemenuh kebutuhan seperti kebutuhan medis , makanan, minuman, dan sistem akuakultur maupun akuaponik.

Keywords