Edutech (Feb 2018)

LOCAL KNOWLEDGE OF SOCIETY AND THE CONTINUANCE OF CULTURAL HERITAGE OF ANCIENT MANUSCRIPTS IN CIAMIS REGENCY (PENGETAHUAN LOKAL MASYARAKAT DAN KELANGSUN-GAN WARISAN BUDAYA NASKAH KUNO DI KABUPATEN CIAMIS)

  • Ute Lies Siti Khadijah,
  • Sukaesih -,
  • Diah Sri Rejeki

DOI
https://doi.org/10.17509/e.v16i3.8507
Journal volume & issue
Vol. 16, no. 3
pp. 325 – 337

Abstract

Read online

Abstract.The manuscript that has been found in Ciamis Regency is 15 manuscripts, and only 3 manuscripts have been inventoried and clearly described the form and content. This proves there are still many ancient manuscripts that have not been identified by the agency or the researchers, so there is no picture of the form or content of the manuscript. Seeing the atti-tude of different owners of the manuscript, and still very minimal efforts to save the ancient man-uscripts physically the possibility of extinction manuscripts that are in the community is very large. One of the activities that support the preservation of cultural heritage is preservation by documenting. The purpose of this research is to know the status and condition of ancient manu-script in order to support documentation activity. The research method used is qualitative with the design of action research. The results showed that (1) Identify the existence of ancient manu-scripts scattered in Kabupaten Ciamis. (2) Identification of ancient manuscripts viewed from a socio-cultural point of view (3) Treatment of local people against ancient manuscripts. The con-clusion of this study is the status and condition of the ancient manuscripts in Ciamis Regency is still apprehensive because people's understanding of the importance of the ancient script for the continuity of cultural heritage is still low. Thus, further actions on the importance of loving the cultural heritage of our own country is needed, one of it documentation activities. Abstrak. Naskah yang sudah berhasil di temukan keberadaannya di Kabupaten Ciamis berjumlah 15 naskah, dan baru 3 naskah yang sudah di inventarisasi dan dideskripsikan bentuk dan isinya secara jelas. Hal ini membuktikan masih banyak naskah-naskah kuno yang belum teridentifikasi keberadaannya oleh dinas ataupun pihak peneliti, sehingga tidak ada pula gam-baran mengenai bentuk ataupun isi naskah tersebut. Melihat sikap pemilik naskah yang berbeda-beda, serta masih sangat minimnya upaya penyelamatan naskah-naskah kuno secara fisik maka kemungkinan kepunahan naskah yang berada di masyarakat sangat besar. Salah satu kegiatan yang mendukung kelestarian warisan budaya adalah pelestarian dengan cara mendokumentasi-kan. Adapun tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui status dan kondisi naskah kuno guna menunjang kegiatan dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain penelitian tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Identifikasi keberadaan naskah kuno yang tersebar di Kabupaten Ciamis. (2) Identifikasi naskah kuno dilihat dari sudut pandang sosial budaya (3) Perlakuan masyarakat lokal terhadap naskah kuno. Kes-impulan dari penelitian ini adalah status dan kondisi naskah kuno di Kabupaten Ciamis masih memprihatinkan karena pemahaman masyarakat terhadap arti penting naskah kuno bagi ke-langsungan warisan budaya masih rendah. Maka diperlukan suatu tindakan lebih lanjut mengenai pentingnya mencintai warisan budaya yang dimiliki negri sendiri, salah dengan kegiatan dokumentasi.

Keywords